6 Mie Balap Medan Yang Harus Kamu Nikmati

Mie balap namanya. Panganan yang kerap dijajakan saat sarapan ini bisa dibilang khas Medan. Disebut demikian karena mie pesanan pembeli disajikan dengan cepat. Hidangan ini biasanya terdiri atas mie tiauw, bihun, mie kuning, dan terkadang ifumie. Dari begitu banyak penjualnya di pinggir jalan di Medan ini, berikut ini 6 mie balap di ibukota Sumatera Utara yang wajib kamu coba.

1. Mie Balap Jalan Wahidin Simpang Jalan Gajah

Mie di sini dijual di atas gerobak sederhana, tapi antriannya cukup panjang, jadi memang harus sabar. Kalau ingin tak terlalu lama mengantri, datanglah sekitar atau sebelum pukul tujuh pagi.

mie balap jalan wahidin simpang jalan gajah

Di gerai milik Bang Hendra ini, mie digoreng di atas kuali dengan tungku batu dengan kayu sebagai bahan bakarnya. Jenis mie yang dijual tak berbeda dengan penjual mie balap lainnya, mie tiauw dan bihun, dengan varian mulai dari yang polos (hanya digoreng tanpa telur), pakai telur, pakai sea food (udang dan cumi-cumi), hingga bakso ikan. Harga pun bervariasi, mulai dari sekitar lima ribuan hingga Rp 15.000 untuk versi jumbo dan komplit.

Satu hal yang membuatnya berbeda adalah sambalnya yang sangat khas. Tidak terlalu pedas, namun cukup buat kita ketagihan. Pencampuran kuah sambal dengan mie adalah mutlak hukumnya, karena kalau tidak, rasanya akan tidak jauh berbeda dengan hidangan sejenis lainnya.

Lokasi: Jalan Wahidin Simpang Jalan Gajah
Waktu Berjualan : 06.30 – 12.00 WIB.