Cafe di Medan: Roemah 28 yang Artistik nan Nyaman

MEDAN. Siang tadi kami ngecafe santai di “Dapuraja” yang jadi bagian dari “boutique hotel@roemah_28. Ini adalah salah satu cafe di Medan yang sudah lama kami incar. Sebetulnya bukan cafe baru sih di Medan, tapi kami belom pernah aja kemari. Hihihi.

Cafenya nyaman, teduh, “homey” dan tentu saja punya banyak sudut-sudut asyik nan menarik. Arsitekturnya pun bagus, kami suka. Dekorasi indoor-nya cukup beragam. Ada banyak lukisan-lukisan artsy yang digantung, hingga quote-quote lucu.

cafe di medan

Suasana “out door” di Dapuraja di Roemah 28

Menariknya, di sini semua makanan bebas penyedap rasa buatan, dan berasa makan di “rumah sendiri”.

Menu menarik yang kami pesan tadi namanya “Nasi Gurideli” (harganya dua puluh ribuan). Nasi gurih, pakai ayam goreng, teri kacang tanah sambal, telur dadar, kerupuk, sambal dan sayuran. Nah, nasi gurihnya cukup unik, berwarna biru yang warnanya ternyata adalah pewarna alami; dari bunga telang yang mereka tanam sendiri di halaman.

Bunga telang yang langsung ditanam di halaman cafe ini

Untuk rasa, semua komponen hidangan ini sukses menjalankan tugasnya masing-masing. Sambalnya jelas pedas. Nasi gurihnya berasa lemak namun tetap terasa ringan. Ayam gorengnya matang sempurna. Enyaaaak!

Nasi Gurideli, salah satu menu khas di cafe ini

Sayur asam di sini pun jagoan. Satu hal yang jadi catatan, karena hidangan dimasak begitu dipesan, agar selalu fresh, jadi agak lama datangnya, tapi begitu datang sepadan lha antara waktu menunggu dengan rasa yang didapatkan.

Kayaknya boleh nih dikunjungi ulang. Soalnya tadi juga ada beragam kopi lokal seduh manual yang belom sempat dicobain.

Suasana indoor di Roemah 28

“Dapuraja” di Boutique Hotel Roemah 28 Jalan Sei Selayang (masuknya bisa dari Jalan K.H. Wahid Hasyim). Buka tiap hari sekitar jam delapan pagi sampai jam sebelas malam.

Kesimpulannya, “Roemah 28” adalah salah satu cafe di Medan yang akan kami kunjungi kembali. Ambience-nya dapat, menu-menunya variatif dan memanjakan lidah, plus harganya masih masuk akal di kantong. Alhamdulillah.

Peta Lokasi :