Chemex: Ini Dia Resep Seduh Kopi Manualnya

MEDAN. Chemex adalah salah satu alat seduh kopi secara manual. Alat seduh ini pertama kali dikenalkan sekitar tahun 1940-an di Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, alat ini mulai dikenal para pecinta kopi sekitar tahun 2011. Konon katanya alat ini menjadi favorit para penikmat kopi di Amerika Serikat sana.

petik merah, diolah, enak untuk kopi tubruk, resep kopi

Biji kopi petik merah

 

Alat yang ditemukan oleh Peter Schlumbohn ini memiliki desain yang cukup classy. Bahan bakunya adalah kaca yang berbentuk gelas yang menyerupai jam pasir atau bentuk X. Alat ini juga dilengkapi pegangan yang berbahan kayu asli pada bagian tengahnya. Bentuk alat seduh kopi yang unik dengan desain yang classy nan elegan ini membuatnya cukup layak untuk dikoleksi para penikmat kopi.

Sistem kerja chemex menggunakan metode drip. Metode ini tidak begitu berbeda jika dibandingkan denganpenyeduhan dan penuangan yang digunakan pada filter kerucut pour over menggunakan V60. Meski demikian hasil seduhan alat ini konon menghasilkan rasa yang lebih kompleks dan kaya citarasa.

Di beberapa kedai kopi yang menyediakan kopi seduh manual, alat ini terbilang masih jarang digunakan dan jarang tersedia. Jika pun ada, chemex belum banyak dipesan para penikmat kopi. Hal ini mungkin didasari harga filter chemex yang lebih mahal dibandingkan dengan V60. Ada juga yang (mungkin) berfikir kalau chemex tidak jauh berbeda dengan V60, tapi mengapa harganya lebih mahal.

Memang benar, ada banyak kesamaannya dengan V60, namun bila filter V60 berbentuk kerucut dengan sudut 60 derajat, chemex berbentuk kerucut dengan sudut yang lebih semput lagi, 45 derajat. Inilah yang membuat proses ekstraksi kopi yang air panas dituangkan ke kopi menjad lebih cepat, begitu juga proses pengendapan air dengan kopi lebih cepat daripada V60. Logikanya, seduhan yang seperti ini cenderung menghasilkan kopi yang berkarakter lightclean, dengan body yang cenderung lebih ringan, dan tidak meninggalkan efek kelat atau pahit pada kopi.

chemex

Chemex, kredit: https://en.wikipedia.org/wiki/Chemex_Coffeemaker

Sekian perkenalan tentang chemexnya, sekarang kita masuk ke resep seduhnya.

Alat dan Bahan

  • Biji kopi arabika favorit kamu
  • Seperangkat alat chemex, plus filternya
  • Timbangan digital
  • Alat giling kopi
  • Air panas
  • Ceret leher angsa
  • Gelas saji

Proses Seduh

  • Giling biji kopi favoritmu dengan ukuran medium ke kasar
  • Lipat kertas filter yang akan digunakan
  • Panaskan air hingga 90 derajat Celcius, basahi filter, buang airnya
  • Siapkan timbangan digital, letakkan seperangkat alat chemex dengan kertas filternya yang sudah diseduh ke atas timbangan
  • Masukkan kopi ke atas filter, perbandingan yang kami gunakan adalah 1:14, jadi jika kopinya 10 gr, airnya 140 ml. Di sini kami menggiling kopi sebanyak 25 gram dengan air sebanyak 350 ml.
  • Nyalakan timbangakan, set di angka 0, tuangkan air panas dengan suhu sekitar 80 – 88 derajat celcius sebanyak 50 ml dengan gerakan melingkar, lalu diamkan 30 detik. Ini proses agar biji kopi mengembang.
  • Ketika 30 detik usai, tuang lagi air sebanyak 50 ml, diamkan (lagi) hingga menit ke 01:00.
  • Tuang sisa air secara melingkar searah jarum jam dengan waktu ekstraksi total sekitar 03:30 sampai 04:00 menit
  • Buang kertas filter yang berisi ampas kopi, aduk wadah Chemex supaya hasil kopi merata.
  • Kopi siap dinikmati