Electrica Panda: Buah Konsistensi M. Rizky Saragih

MEDAN. Electrica Panda adalah brand clothing asli Medan. Walau brand lokal, namun kemahsyurannya sudah menasional. Electrica Panda disejajarkan dengan clothing terkenal lain dari Jakarta dan Bandung. Ini sendiri adalah buah kerja keras dan konsistensi seorang anak muda yang bernama lengkap Muhammad Rizky Saragih.

Kepada kami, pemuda berusia 24 tahun ini menyampaikan kalau brand miliknya ini ia rintis bersama dua orang temannya pada tahun 2013.

“Tapi di tengah jalan beda visi misi, ada yang fokus kerja, ada yang fokus kuliah, sedangkan aku masih sayang sama brand ini, jadinya ya udah aku jalanin sendiri aja,” kata anak kedua dari empat bersaudara ini.

electrica panda

Electrica Panda

Strategi Awal

Sejak awal, Rizky memang memiliki hobi desain dan sejak SMA sudah mulai membuat clothing sendiri.

“Waktu SMA paling cuma dikit buatnya, dipakai sendiri dan teman-teman. Kesukaanku memang di situ, buat baju sendiri,  pengen apa yang kita bikin bisa kita pakai gitu,” terangnya.

Nama Electrica Panda pun dipilihnya sebagai nama brand karena kesukaannya akan panda. Sedangkan istilah electrica dipakainya agar brand ini bisa menyengat ke setiap orang.

“Semakin ke sini semakin sadar kalo gak ada orang yang gak suka panda, jadi ini lebih menguatkan brand-nya lagi. Akhirnya orang yang ingat panda, pasti ingat Electrica Panda,” lanjutnya.

“Bedanya dengan clothing lain, aku lebih spesifik ke desain panda yang lucu-lucu, mungkin ada teman-teman yang suka kaos bertemakan panda ya larinya pasti ke Electrica Panda karena di setiap edisinya pasti berhubungan dengan panda, gak mungkin gambar yang lain,” sambungnya.

Untuk memulai usahanya ini, Rizky dan kedua partnernya bermodalkan sekitar tiga juta Rupiah. Usaha Rizky ini pun didukung oleh orang tuanya.

“Asal tetap positif mereka pasti dukung. Mereka juga gak ada nyuruh kerja kantoran. Aku dari tamat kuliah emang gak pernah ngelamar atau kerja kantoran,” ungkapnya.

Selanjutnya sebagai media promosi, mereka menggaet band lokal agar mau mengenakan clothina milik mereka.

“Band ini kan punya fans, jadi ngelihat idolanya pakai kaos, t-shirt dari kami, mereka ya ikutan,” tuturnya.

Lama kelamaan, karena kualitas produk yang memang bagus dan desain yang eksklusif, terbentuk dengan sendirinya komunitas pecinta pengguna produk dari Electrica Panda.

m rizky saragih electrica panda

Momentum

Setengah tahun sejak dirintis, akhirnya Rizky mulai mereguk sedikit keuntungan. Meski demikian momentum Electrica Panda menjadi lebih dikenal adalah ketika tahun 2014, ketika berpartisipasi dalam acara Jakcloth di Senayan, Jakarta.

“Waktu itu aku justru takut gak bisa bersaing dengan brand asal Jawa. Ternyata setelah ke sana baru aku sadari kalo market kami memang ada,” kenangnya.

Rizky menjelaskan, dalam mengelola brand-nya, ia selalu mengedepankan kualitas dan desain yang eksklusif. Untuk t-shirt atau kaos contohnya, Rizky menggunakan bahan dari katun bambu, yang kualitasnya di atas bahan katun combed.

“Cetaknya rekanan bukan di Medan, tapi di Malang. Pengen sih punya vendor sendiri, produksi sendiri, tapi untuk sekarang dihitung-hitung dengan biaya produksinya masih terlalu gede, belum lagi resikonya,” jelasnya.

Selanjutnya, mengenai desain, Rizky mengemasnya dengan istilah “edisi”. Dalam setiap rilisan edisi, terbatas atas 10 artikel. Artikel maksudnya di sini adalah item yang dijual, yang terdiri atas kaos, t-shirt, topi. kemeja, dan sebagainya.

“Kalau udah produksi sekali gak akan diproduksi lagi. Jadi contohnya ada gitu kemaren,  edisi yang desainnya banyak dicari, mungkin kalau diproduksi 500 lagi pasti habis. Tapi karena kita pegang keeksklusifannya ya gak diproduksi lagi, itu komitmen,” paparnya.

Reseller di Jawa – Kalimantan – Bali

Untuk harga sendiri, sepotong t-shirt dihargai mulai dari Rp 125.000. Rizky berani mematok harga sedikit premium karena menurutnya sebanding dengan kualitas dan eksklusifitas produknya.

“Dibandingkan dengan brand lain untuk produk yang sejenis dengan kualitas yang sama, harga produk kita termasuk murah,” ungkapnya.

Edisi terbaru dari Electrica Panda

Rizky menyampaikan, sampai saat ini konsumennya paling besar berada di Medan, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Surabaya, dan kota-kota di Jawa Tengah. Ia mengutarakan, saat ini sudah terdapat 20-an reseller Electrica Panda yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, hingga Bali.

Contohnya anak-anak di Jawa Timur itu mereka minta ke distro di sana untuk datangin brand kita, agar produk Electrica Panda dijual di distro di kota mereka,” imbuhnya.

Rizky menceritakan, banyak yang bertanya dari kota mana Electrica Panda berasal, dan biasanya dugaannya langsung berasal dari Jakarta atau Bandung.

“Banyak yang heran kok bisa besar di Jawa ini brand-nya, padahal di setiap kesempatan aku selalu bilang kalau aku dari Medan. Ya karena memang beginilah prosesnya. Electrica Panda besar dari komunitas, dari mulut ke mulut, dia lihat temannya cakep pakai kayak Electrica Panda, akhirnya dia pakai juga. Makin lama makin gede, dan terbentuk sendiri komunitasnya,”paparnya.

Rizky menggarisbawahi, saat ini tren bisnis clothing di Medan semakin bagus. Hal ini menurutnya karena anak-anak muda Medan semakin menerima brand lokal, bukan hanya brand Jawa, brand Bandung.

“Setiap produk pasti ada peminatnya tinggal kita cari aja peminat produk kita, yang mana market-nya,” katanya.

Untuk itu Rizky bersama MICA (Medan Indie Clothing Association) di akhir tahun ini berencana untuk membuat sebuah acara yang khusus menampilkan clothing asal Medan.

Saran dan Harapan

Berkat kegigihannya, Rizky saat ini per edisinya sudah memiliki omset yang fantastis. Ia saat ini menjalankan Electrica Panda bersama dua orang rekan barunya, Fitra di bagian marketing dan Azis untuk bagian store. Rizky sendiri masih turun langsung dan masih mendesain untuk produknya. Untuk promosi, hingga sekarang Rizky mengandalkan sosial media instagram.

m rizky saragih electrica panda

“Kalau pembelian udah bisa beli langsung dari website, dari line, whatsapp, dan datang langsung ke toko di Jalan Kapten Muslim walau ke depannya kami berencana pindah ke daerah Jalan Gaperta. Toko ini sendiri baru kami buka di tahun 2016, dulu semuanya masih online,” jelasnya.

Rizky menambahkan, ke depannya ia dan timnya berencana untuk membuat edisi limited.

“Rencananya lebih limited daripada edisi reguler yang sebenarnya udah limited juga, hehehe, paling per edisi cuma 50 pieces, jadi selain sebagai bisa dipakai, bisa jadi koleksi juga,” tambahnya.

Sementara itu, bagi yang ingin mulai berbisnis, Rizky menyarankan, ketika punya konsep harus segera dijalankan, dieksekusi.

“Sekarang kan lebih mudah, kalau udah punya konsep ya jalan aja, kerjain aja. Kalau belum bisa produksi sendiri, kan masih banyak teman-teman partner yang bisa bantu, ada tukang cetaknya, ada tukang bajunya, kita tinggal pilih sendiri, gampang sekarang, ada internet, di Medan juga udah ada,” sarannya.

“Jangan lupa. harus konsisten. Di tahun saya mendirikan Electrica Panda ada beberapa brand clothing yang bareng berdirinya, di perjalanan mereka tumbang satu-satu karena kurang konsisten,” tutupnya.

BIODATA
Nama Lengkap : Muhammad Rizky Saragih
Tempat, Tanggal Lahir : Medan, 13 Juli 1993
Agama : Islam
Pendidikan Terakhir : DIII Politeknik Negeri Media Kreatif PSDD Medan
Alamat Rumah : Jalan Gaperta Ujung / Jalan Yayasan No. 6 B
Instagram : @kyndud13
Status : Belum Menikah
Nomor Telepon : 0811 9902 802