Kuliner Jogja : Rekomendasi Dari Sarapan – Makan Malam

MEDAN. Perjalanan kami ke Jogja alias Yogyakarta beberapa hari lalu sudah mengubah image kami tentang daerah ini. Kuliner Jogja ternyata tak hanya manis melulu. Ya, kuliner khas di sini memang base-nya manis, seperti gudeg. Namun meski demikian ternyata para penjualnya sudah menyiapkan sambal yang pedasnya luar biasa, bahkan untuk lidah Medan seperti kami ini. Banyaknya pendatang yang datang dari beragam pelosok nusantara mungkin jadi alasannya. Jadi kalau pelancong ingin menikmati rasa otentik Jogja yang “manis” bisa, kalo mau menikmati rasa yang sesuai lidahnya (baca: cenderung pedas dan asin) bisa menambahkan sambalnya.

tugu yogyakarta

Tugu Yogyakarta

Ke Yogyakarta, luangkanlah sehari untuk menikmati pesona kulinernya. Ya, Yogyakarta dan sekitarnya memang kaya daya tarik wisata, mulai dari wisata budaya, heritage, hingga wisata alam. Tapi jangan salah, wisata kulinernya pun sangat menggiurkan. Oke, langsung saja, berikut rekomendasi kuliner Jogja versi kami (yang diurutkan berdasarkan alfabet) yang bisa kamu selesaikan dalam sehari, yang sudah sempat kami cicipi.

 

1. Bakmi Mbah Gito

Bakmi Mbah Gito adalah solusi buat kamu yang ingin makan bakmi khas Jogja yang nikmat dengan suasana yang klasik. Ya, gerainya dibuat sedemikian rupa dengan interior yang didominasi kayu dan bambu. Artistik!

Suasana di dapur Bakmi Mbah Gito

Soal rasa, ada memang bakmi lain yang rasanya lebih maknyus, tapi biasanya yang demikian ini lokasinya lebih masuk ke dalam gang-gang, dan harus rela menunggu lama. Sedangkan di sini, di Bakmi Mbah Gito, tidak perlu menunggu lama, citarasanya pun cukup mumpuni.

Peta Lokasi:

 

2. Bakpia

Oleh-oleh khas Jogja yang menurut kami belum tergantikan dengan oleh-oleh kekinian. Sentranya berada di daerah Pathuk.

malioboro

Penarik becak di Jalan Malioboro

Jika kamu memulai berwisata di sekitaran keraton Jogja, biasanya ditawari paket oleh para penarik becak, dengan tarif terjangkau, dan diantar ke beberapa spot wisata sekitaran keraton. Bakpia 25 adalah salah satunya.

Peta Lokasi:

 

3. Gudeg

Gudeg Yu Djum pasti jadi daftar paling atas ketika kamu searching tentang gudeg di mesin pencarian. Meski demikian ada beberapa gudeg lain yang layak dicoba. Ada juga gudeg bromo yang baru buka tengah malam, yang selalu dipadati pengunjung.

kuliner jogja

Gudeg Yu Djum

Kebetulan, sewaktu di Jogja kami menginap di sekitaran daerah Gejayan. Di sini, setiap pagi (hari Senin tutup) ada “Gudeg Trotoar”. Lokasinya pas di di trotoar di seberang kantor RRI, Jalan Affandi. Pembelinya ramai dan mengantri. Rasanya? Asyik. Kombinasi krecek (kerupuk kulit dimasak pedas), gudeg, sayur daun pepaya, dan lainnya, masuk di lidah Medan kami. Harga mulai dari di bawah sepuluh ribu Rupiah.

Peta Lokasi:

 

4. Klinik Kopi

Tempat paling hakiki untuk menikmati kopi seduh manual di pinggiran Yogyakarta. Setiap pelanggan di sini dijamu satu per satu, dan diajak ngobrol secara cukup personal oleh mas-mas empunya kedai, Mas Pepeng. Ada 10-15 menit kira-kira Mas Pepeng bakal langsung ngobrol dengan tiap pelanggannya, dan bertanya mulai dari nama, asal, kopi kesukaan, dan lainnya. Selanjutnya Mas Pepeng juga bakal memberi rekomendasi jenis kopi yang ia jual dan segala tetek bengeknya (mulai dari produksi, pasca panen, dan selanjutnya).

Tampak luar ruang interaksi Klinik Kopi

Klinik Kopi juga sangat menghargai petani kopi dengan membeli langsung green bean dari mereka.

Ohya satu lagi, teman ngopi paling tjiamik di sini adalah cheese cake yang dibikin langsung oleh istrinya Mas Pepeng. Enyaaaaaak!

Cheesecake di sini juara!

Peta Lokasi:

 

5. Mie Ayam Ibu Tumini

Salah satu mie ayam paling enak, seumur hidup yang pernah kami cicipi. Asli! Mienya yang besar-besar dan tebal sangat khas. Belum lagi semur ayamnya yang sangat kental dengan ayam yang gurih dipadupadankan dengan kuah kaldu yang ringan, plus harga yang sangat terjangkau. Enyaaaaaaaaaaaaak! Duh, jadi pengen kemari lagi kan.

Mie Ayam Ibu Tumini

Ngileeeeeer

Peta Lokasi:

 

6. Nasi Empal Bu Warno

Jikalau kamu berbelanja oleh-oleh di Pasar Beringharjo, sempatkanlah mencicipin kuliner jogja satu ini. Lokasi di lantai, agak ke belakang kalau kamu masuk ke pasar dari pintu utama.

 

Nasi Empal Bu Warno terdiri atas nasi putih hangat, daging sapi dimasak empal yang lembut, gurih, dan cenderung manis. Silahkan nikmati dengan sambal (yang pedasnya sangat terasa di lidah Medan kami) dan petisnya. Untuk teman makan, ada sayur asam dan sayur lodeh. Harga seporsinya sekitar dua puluhan ribu Rupiah.

Peta Lokasi :

 

7. Tengkleng Gajah

Tengkleng bisa dikatakan adalah masakan sejenis tongseng. Bedanya, tengkleng lebih banyak menggunakan tulang kambing, sedangkan tongseng lebih banyak menggunakan dagingnya. Nah, meskipun gerai satu ini namanya tengkleng gajah, namun jangan takut, dagingnya bukan daging gajah. Hahaha. Disebut demikian karena potongan tengklengnya besar-besar (dianalogikan seperti gajah). Kombinasi kuahnya yang khas, dan dagingnya yang lembut bikin hidangan ini nikmat.

 

Tengkleng gajah

Ini tongseng, bukan tengkleng. Hahaha. Tapi ini di RM Tengkleng Gajah, kok..

Peta Lokasi: