Makan Sate Matang Bang Nan, Jalan Gajah Mada, Enaknya Edan!

MEDAN. Kali ini kami mengajak kamu makan sate yang cukup nikmat. Sate matang namanya. Dinamakan demikian bukan karena satenya dimasak hingga matang. Namun karena sate ini berasal dari sebuah kota kecamatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, yakni kota Matang Geuleumpang Dua.

makan sate

Meski berasal dari Serambi Mekkah, sate matang ini sudah bisa kita nikmati di Medan. Salah satu tempat rekomendasi kami¬†adalah warung “Sate Matang Bang Nan” yang terletak di Jalan Gajah Mada, dekat simpang Jalan Wahid Hasyim, tepatnya di kantin outlet bus Putra Pelangi.

Di sini, apabila kita pesan seporsi sate matang, maka kita akan dapatkan empat piring berbeda. Piring pertama isinya nasi putih, piring kedua isinya sop, piring ketiga isinya sate matang (ada 10 tusuk sate dalam sepiring satenya), dan piring keempat isinya bumbu kacang untuk satenya.

Berbeda dengan sate kebanyakan yang biasanya ditemani dengan lontong atau ketupat, sate matang ini justru ditemani dengan nasi putih. Jadi, makan sate pakai nasi putih ya di sini tempatnya.

Sementara itu, popnya sendiri kaya rempah, dan nikmat, dan terasa ringan, tidak berat.

Sate di kedai yang sudah berjualan sekitar delapan tahun ini berwarna hitam kecokelatan, dengan rasa manis gurih, dan teksturnya cukup lembut dan empuk. Memang pas jika makan sate ini diberi perasan jeruk nipis dan dicocolkan ke bumbunya. Mantaaaaaapp! Enaknya memang edan! Inilah yang kami rasakan ketika terakhir kali berkunjung kemari.

4,5/5 adalah skor yang kami berikan untuk “Nasi Sate Matang Nan” ini secara keseluruhan. Harga seporsi sate matang ini adalah Rp 35.000, satenya dihitung Rp 3.000 per tusuk. Warung Sate Bang Nan ini sendiri buka mulai pukul 11.00 WIB hingga malam.

Kredit: Instagram @satematang_bangnan

“Sate Matang Bang Nan” buka setiap hari sekitar pukul 12.00 – 24.00 WIB. Jadi, jika anda sedang di Medan dan ingin mencoba sate matang, warung milik Bang Nan ini memang layak dikunjungi. Insya Allah, rasanya nikmat di lidah.

Peta lokasi :