Makanan Unik: Ayam dan Nasi di Dalam Sangkar Burung

MEDAN. Ada-ada saja memang ide sebuah tempat makan untuk menarik pembeli datang. Salah satunya adalah Kopi Tulang yang menyajikan makanan unik bernama “Ayam Kepo Nan Tulang”.

Kalau dari namanya saja memang tidak terkesan kalau makanan ini unik. Namun setelah menu ini disajikan ke hadapan kami, barulah terbongkar kalau menu ini sangat “unik”. Tidak percaya? Yuk kita lihat foto di bawah.

makanan unik

Bagaimana? Apa pendapat pertama kamu soal makanan unik ? Unik, menarik, atau terlalu berlebihan ? Hahaha. Kalau menurut kami ini sih sah-sah saja. Di tengah ketatnya bisnis cafe, rumah makan di Medan, memang sepertinya menu-menu unik seperti ini bisa jadi pemicu bagi pelanggan untuk datang.

Seperti yang terlihat di atas, menu ini dihidangkan di dalam sebuah sangkar burung. Ya, sangkar burung. Sepotong ayam goreng diletakkan tepat di posisi biasanya seekor burung bertengger. Sementara itu di bagian dasar sangkar burungnya diletakkan nasi putih hangat dan semacam sayuran capcay yang bagian bawahnya sudah dilapisi daun pisang.

Ketika kami ingin menyantap makanan unik ini, awalnya kami kesulitan untuk membuka sangkarnya. Ini menurut kami salah satu kekurangan menu ini, karena membuat pembelinya kesulitan. Selanjutnya, setelah berhasil membuka sangkarnya, ayam goreng yang tergantung pun kami turunkan, dan kami pun mulai makan.

Ternyata, citarasanya cukup menjanjikan. Ayam gorengnya sendiri tidak kering. Daging ayamnya cukup juicy. Sementara itu, sayuran capcaynya juga cukup memuaskan, terutama bagi kamu yang suka dengan hidangan yang cenderung manis. Ya, capcaynya didominasi citarasa manis dan gurih. Hal menarik dari capcay ini adalah sayurannya cukup segar dan cukup beragam. Mantap!

Seporsi “Ayam Kepo Nan Tulang” bisa dinikmati dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp 35.000. Dugaan kami, harga hidangan ini setengahnya adalah biaya dari pembuatan sangkar burungnya. Hahahaha.

Saat kami posting di instagram @makanhalalmedan, respon rekan-rekan follower cukup beragam.

“Menurut gue kalau makanan itu yg penting rasanya dan tingkat higienis dari makanan tsb. Soal penyajian sih boleh2 saja pakai cara yg seunik mungkin tergantung kreatifitas, tapi gak perlu ekstrim kayak gitu. Takutnya sih uniknya iya tapi rasa makanannya tdk sebanding dgn harga yg ditawarkan. Dikarenakan tempat dan cara penyajiannya yg kemahalan tapi rasanya biasa aja😱,” kata @suparmanm.

“Saluuttt,” tambah @wulan_syah.

Tertarik untuk mencoba? Silahkan main ke “Kopi Tulang” di Jalan Halat No. 24 C.

Peta Lokasi :