Mie Sehat: Mie 3 Warna, Waroeng Albahri

MEDAN. Buat pecinta mie ayam dan sekaligus ingin hidup sehat, mungkin gerai rumahan ini bisa jadi alternatif. “Waroeng Albahri” namanya. Mereka menjual mie sehat, mie yang diolah dengan menggunakan campuran buah-buahan atau sayuran. Mie berwarna merah muda menggunakan campuran buah naga. Mie berwarna hijau menggunakan campuran sawi. Mie berwarna kuning keoranyean menggunakan campuran wortel.

mie sehat 3 warna

Mie 3 Warna Waroeng Albahri

Ketiga jenis mie di atas dinamakan mie sehat tiga warna. Konsep hidangannya tidak jauh berbeda dengan konsep mie ayam pada umumnya, hanya berbeda di mienya yang lebih sehat. Ketiga mie dengan tiga warna berbeda tersebut disatukan dalam seporsi hidangan. Selain mie, seperti biasa, ada juga ayam semur cincang, telur semur, sawi, hingga kuah kaldu.

“Mienya kami buat sendiri, tanpa pengawet, jadi lebih sehat, itulah makanya tahannya pun tidak bisa lama-lama, maksimal dua hari di dalam kulkas,” kata si empunya gerai.

Suasana “dine in” di Waroeng Albahri. Kredit : instagram.com/waroengalbahri

Ketika kami cicipi, ketiga mienya terasa lumayan lembut. Sementara itu citarasa kuah kaldu dan semurnya mengingatkan kami ke citarasa mie ayam khas rumahan yang biasanya kami santap saat bertamu ke rumah kerabat di kala hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri.

Iseng, kami pun bertanya tentang komposisi kuah kaldunya, menggunakan penyedap rasa buatan atau tidak. Dengan jujur si empunya mengatakan kalau ia masih menggunakannya.

“Untuk satu dandang kuah kaldu mie ayamnya, saya dan istri masih pakai sedikit penyedap rasa buatan. Tapi kami memang pakai banyak rempah untuk kaldunya,” papar si empunya yang berkacamata.

Kejujuran si empunya gerai patut diapresiasi. Dengan harga seporsi Rp 10.000 tentulah masuk akal penggunaan penyedap rasa buatan tersebut, karena untuk menghasilkan kaldu nikmat dari bahan alami tentu saja berimbas ke harga jual yang lebih tinggi.

Ada jual sate kerang dan gorengan juga. Kredit : instagram.com/waroengalbahri

Buat kamu yang ingin kemari, Waroeng Albahri terletak di Jalan Cemara Gang Kelapa II, atau bisa juga masuknya dari Jalan Jemadi, daerah Jalan Krakatau. Seperti kamu sebutkan di awalnya, gerainya rumahan, artinya dibangun secara sederhana di halaman rumah si empunya, dengan beberapa meja kayu dan kursi-kursi plastik yang diperuntukkan bagi pembeli yang ingin makan di tempat. Jadi jangan bayangkan tempatnya seperti cafe-cafe menengah ke atas.

Gerai ini buka sekitar pukul 13.00 – 21.00 WIB tiap harinya.

Peta lokasi :