Pempek Pak Raden, Paten!


MEDAN. Pempek adalah makanan khas dari Sumatera Selatan. Meskipun demikian, makanan yang dibuat dari campuran tepung sagu dan ikan ini tidak sulit dicari di kota Medan. Mulai dari yang dijual di kios pinggir jalan, hingga restoran yang berada di dalam plaza atau pusat perbelanjaan.

Pilihan kami kali ini adalah Pempek Pak Raden yang berlokasi di Jalan Setiabudi, Medan. Jika tidak jeli agak sulit menemukannya, soalnya warung ini berlokasi di sebuah ruko yang letaknya agak menjorok ke dalam. Jika kita datang dari arah Jalan Dr. Mansyur, warung ini letaknya di kiri jalan, setelah persimpangan Perumahan Setia Budi Indah.

Sore itu (07/09/2013), kami pun memutuskan makan di Pempek Pak Raden ini. Karena sudah kesorean, ternyata sudah banyak menu yang habis. Akhirnya kami pun memesan semangkuk pempek kapal selam. Karena tempat masak pempeknya berada di depan, nampaklah kesibukan koki menyiapkan pesanan pelanggan. Mulai dari merebus, hingga menggoreng.

Tak berselang lama, datanglah pesanan kami. Pempek kapal selam yang berupa potongan pempek diisi telur yang disajikan di dalam sebuah mangkok, dilengkapi dengan potongan timun dan ebi bubuk. Kami pun langsung menuangkan kuah cuka yang sudah tersedia di meja ke dalamnya. Menurut kami kuah cuka adalah salah satu kunci kenikmatan sajian pempek, dan setelah suapan pertama kami pun sepakat kalau kuah cuka disini rasanya memang paten. Rasa manis, asam dan pedasnya berpadu dengan pas dan sama sekali tidak terasa pahit. Makin pas ketika dicocol menggunakan potongan pempek.

Sementara itu, pempeknya sendiri rasanya juga cukup gurih. Rasa ikannya cukup berasa dan tidak amis. Ini berarti ikan yang digunakan adalah ikan segar, karena jika tidak segar bisanya pempek akan sedikit amis sehingga rasanya juga tidak enak. Biasanya pempek menggunakan daging ikan tawar, seperti ikan tenggiri, gabus, ataupun belida.

Untuk harga, seporsi pempek kapal selam dihargai empat belas ribu perak. Harga yang relatif murah.

Sebenarnya bagi kami, nama Pempek Pak Raden sudah tidak asing di telinga. Pempek Pak Raden sudah cukup dikenal akan citarasanya yang gurih dan halal, baik di kota asalnya, Palembang hingga Jakarta dan sekitarnya. Terakhir kali, ada seorang teman yang mengajak kami makan pempek ini di daerah Depok, Jawa Barat. Oleh karena itu, ketika mendengar Pempek Pak Raden hadir di Medan kami pun penasaran apakah ini adalah warung pempek yang sama. Ternyata, Pempek Pak Raden di Medan ini adalah pindahan dari daerah Tebet, Jakarta, dan pengelolanya adalah kakak dari pengelola warung Pempek Pak Raden yang berada di Depok.

Jadi tidak diragukan lagi, Pempek Pak Raden ini rasanya memang paten. Tapi kami menyarankan agar jangan terlalu sore apabila ingin berkunjung kemari, agar tidak kehabisan menu pempek yang anda inginkan. (mhm/01)