Ricky Santoso, SYFM, & Pemuda Pecinta Pangan Lokal

MEDAN. Di tengah gencarnya serbuan produk-produk pangan impor kekinian yang dikonsumsi oleh konsumen yang mayoritas berusia muda, masih ada sekelompok pemuda yang berusaha menjaga keberlangsungan pangan lokal, yang diproduksi oleh petani lokal. Mereka tergabung dalam komunitas yang bernama Sumatran Youth Food Movement (SYFM), dan Ricky Santoso adalah ketuanya.

ricky santoso pemuda syfm

Mahasiswa Departemen Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sumatera Utara (USU) ini adalah potret nyata yang menunjukkan, masih banyak pemuda yang peduli terhadap petani kecil yang notabene merupakan produsen makanan yang kita konsumsi tiap hari.

“Tanpa petani kita bukan apa-apa, itu adalah slogan SYFM,” kata Ricky.

“Makanan yang setiap hari kita makan baik itu di rumah atau restoran tidak lain dan tidak bukan diproduksi oleh petani,” sambungnya.

Ricky memaparkan, SYFM adalah komunitas pemuda dan mahasiswa yang bergerak untuk mengkampanyekan cinta pangan lokal dan mengusahakan bagaimana pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan peduli terhadap kondisi petani kecil di Indonesia.

“SYFM terbentuk pada 2 Mei 2014,” katanya.

Menurutnya yang tidak bisa dipungkiri adalah petani kecillah yang memberi makan masyarakat dunia. SYFM juga menolak impor pangan karena menurutnya akan mematikan petani kecil akibat perbedaan harga jual di pasar yang mencolok.

pemuda cinta pangan lokal

Kredit: Instagram @sumatran_yfm

Ricky melanjutkan, salah satu yang bisa dilakukan untuk mendukung petani lokal adalah mengkonsumi pangan lokal yang dibeli langsung dari petani.

“Jika kita beli langsung ke petani, kita juga telah memotong jalur distribusi dan peran tengkulak yang banyak membebani petani. Hasilnya, petani dapat keuntungan yang lebih besar daripada mereka harus menjual kepada pengepul atau tengkulak,” katanya.

Ricky melanjutkan, dengan mengkonsumsi pangan lokal dari petani lokal berarti juga telah ikut menegakkan kedaulatan pangan di Indonesia. Kedaulatan pangan sendiri adalah konsep pemenuhan kebutuhan pangan melalui produksi lokal. Kedaulatan pangan merupakan hak tiap bangsa dan rakyat untuk memproduksi pangan secara mandiri tanpa adanya subordinasi dari kekuatan pasar internasional.

kemah pemuda syfm

Kemah pemuda SYFM | Kredit: Instagram @sumatran_yfm

Selanjutnya, mahasiswa kelahiran Duri, Riau ini pun menjelaskan, kegiatan SYFM berkutat di diskusi terkait tema-tema seperti pertanian, ekonomi, politik, agraria, hingga mendiskusikan tentang buku, film, dan lainnya.

“Kami juga melakukan kampanye-kampanye di kampus, contohnya jika ada Porseni di sebuah kampus, SYFM berusaha buka stan untuk mengkampanyekan isu-isu yang kita perjuangkan,” paparnya.

Ricky menambahkan, kegiatan terakhir SYFM adalah melakukan aksi solidaritas terhadap petani anggota Serikat Petani Indonesia (SPI) yang mengalami konflik di Desa Mekar Jaya, Langkat. Aksi dilakukan di depan konjen Malaysia, dan Bundaran Majestyk bersama aliansi mahasiwa lain.

“SYFM juga mengorganisir kehadiran aktor Rio Dewanto di kampus FISIP USU yang ikut memberikan solidaritasnya akan konflik di Mekarjaya,” tambah Ricky.

ricky memberi kenang2an ke RIo Dewanto

Ricky Santoso memberikan kaos kepada aktor Rio Dewanto dalam acara solidaritas konflik petani SPI Mekar Jaya di USU

“Kalau teman ingin bergabung dengan SYFM bisa silahkan dilihat-lihat dulu aktivitas kami di instagram @sumatran_yfm, jangan segan untuk menyapa,” tutupnya.

Biodata

Nama : Ricky Santoso

Tempat/Tanggal Lahir : Duri, 27 Maret 1994

Instagram : @santosoricki_

Pendidikan terakhir : Masih berkuliah di Departemen Ilmu Politik, FISIP USU, Medan