Ridho Allah Terletak Di Ridho Orang Tua: Ahmad Salim

MEDAN. “Ridho Allah terletak di ridho orang tua”. Kalimat itu adalah prinsip Ahmad Salim dalam mengelola usaha yang dirintis oleh ayahnya. Ahmad Salim sendiri adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang “mewarisi” usaha “Buffet Ahmad Salim” di Jalan A. R. Hakim / Bakti yang sudah eksis sejak tahun 1987.

“Pertama kali Bapak saya buka di Jalan Juanda, masih pakai becak, pakai gerobak. Tahun 1989 baru buka yang sejajar Jalan Bromo,” kata Salim.

Salim menceritakan, awalnya gerainya bukanlah bernama Buffet Ahmad Salim, melainkan “Buffet Malabar”. Namanya diubah karena saat ini banyak yang ragu akan status halal dari  makanan yang dijual di gerainya.

“Karena kami yang jual keturunan India, banyak takut yang makan di situ, dikirain kami orang Hindu, makanannya gak halal, padahal – alhamdulillah – kami muslim. Jadi kebetulan saya lahir, digantilah namanya sesuai nama saya, jadilah Buffet Ahmad Salim,” papar alumni SMA Negeri 6 Medan ini.

Salim : Ridho Allah Ridho Orang Tua

Ahmad Salim : “Ridho Allah terletak pada Ridho Orang Tua”

Berkat ketekunan orang tuanya, kini Buffet Ahmad Salim telah memiliki tiga buah gerai, yang ketiganya berada di Jalan A. R. Hakim / Bakti, dengan 35 orang karyawan, dan omset per bulannya yang menggiurkan.

“Satu di depan Jalan Bromo, satu sejajar Jalan Bromo, satunya lagi yang sekat ke Pasar Merah,” ungkapnya.

Salim menjelaskan, menu andalan di gerainya adalah martabak mesir, nasi goreng, dan martabak india. Resep martabak mesir yang jadi best seller di gerainya diperoleh oleh ayahnya dari Restoran India Tebing Tinggi.

“Dulu awalnya bapak kerja di Tebing Tinggi, di Restoran India, mereka termasuk famili kami juga. Pas pulang ke Medan bikin martabak mesir dan usaha sendiri,” katanya.

Awalnya terpaksa

Beberapa tahun terakhir, ayah Salim menderita sakit. Sehingga ia dipercaya untuk perlahan mengelola ketiga cabang dari Buffet Ahmad Salim.

“Udah tiga-empat tahun ini aku yang kelola semuanya, gantiin Bapak. Tapi untuk keputusan-keputusan besar masih Bapak yang mutusin,” jelasnya.

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini menceritakan, awalnya ia terpaksa “mengelola” usaha milik orang tuanya tersebut.

“Aku sejak SMP udah mulai disuruh bantu-bantu, pertamanya disuruh nyuci piring pun. Kelas 1 SMA baru aku mulai total jaga kede (kedai, red),” kenangnya.

“Awalnya ya aku terpaksa, karena waktu itu kan masih anak-anak, masih SMA baru mulai kuliah. Lihat kawan-kawan pada main-main semua, eh malah awak (saya, red) disuruh jaga kede, pulang sekolah, pulang kuliah jaga kede sampai jam 12 malam, mana rela,” paparnya.

Salim melanjutkan, lama kelamaan ia pun bisa menikmati amanah orang tuanya, menjaga dan kemudian mengelola usaha kulinernya.

“Bapak pernah bilang kalo gak ada kerjaan yang enak, yang ada itu kita lha yang harus mencintai kerjaan kita. Lama-lama akhirnya bisa bagi waktu, alhamdulillah udah bisa nikmatin, udah dapat suka duka, kalo sepi dapat suntuknya, kalo rame pelanggan dapat senangnya,” paparnya.

Dalam mengarungi kehidupan, ia percaya kalau ridho Allah itu terletak pada ridho orang tua. Oleh karena itu menurutnya, kalau orang tua sudah merestui, insya Allah bakal diberi kemudahan menjalani apa pun itu.

“Aku tamat SMA juga kuliah untuk nyenangin orang tua, soalnya ada rasa kebanggaan di mereka melihat anaknya lulus sarjana; selain memang jurusan kuliah yang aku pilih, jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia ada hubungannya dengan usaha keluarga ini,” jelasnya.

Salim menambahkan, ke depannya ia ingin mengembangkan Buffet Ahmad Salim menjadi restoran yang dikenal hingga luar negeri.

“Kalo kita stuck dengan apa yang udah dicapai orang tua berarti kita gak hebat, tapi kalo bisa lebih hebat daripada orang tua, itu baru bagus, itu tantangannya,” tambahnya.

“Ke depannya aku punya niat agar Buffet Ahmad Salim buka cabang di kota-kota lainnya, bahkan sampai luar negeri seperti Malaysia,” tutupnya.

BIODATA
Nama lengkap: Ahmad Salim
Tempat, Tanggal Lahir: Medan, 28 Januari 1991,
Pendidikan Terakhir : Fakultas Ekonomi, UMSU
Agama : Islam
Email : salimbeta@gmail.com
Alamat : Jalan A. R. Hakim/Bakti, Medan
Status : Belum Menikah
Sosial Media : @salimbeta