Sambal Petis Cinde Laras, Paaas!


MEDAN. Akhir-akhir ini udara dingin melanda kota Medan. Hal ini akibat hampir setiap hari ibukota Sumatera Utara ini diguyur hujan yang cukup deras. Di tengah udara dingin, biasanya kuliner yang pas menemani adalah sajian yang hangat ataupun pedas. Sambal petis yang disajikan di Restoran Ayam Petis Cinde Laras adalah pilihan kami di hari itu (30/08/2013).

Yang istimewa dari restoran yang terletak di Jalan Adam Malik Medan ini adalah sambalnya yang menggunakan petis. Petis adalah komponen dalam masakan Indonesia yang dibuat dari produk sampingan pengolahan makanan berkuah (berbahan udang, sapi, atau lainnya) yang dipanasi hingga cairan kuah menjadi kental seperti saus yang lebih padat. Selanjutnya petis ditambah karamel gula batok yang menyebabkan warnanya menjadi cokelat pekat cenderung hitam dan rasanya manis. Petis cukup lazim digunakan di sajian khas Jawa Timur.

Nasi bebek petis adalah menu yang kami pesan di hari itu, sedangkan untuk minumnya kami pesan air kelapa muda. Tak berselang lama, datanglah pesanan kami. Seporsi nasi putih, bebek goreng, tahu tempe, sayuran lengkap dengan sambal petis yang disajikan di atas piring beralaskan daun pisang. Sekilas tak ada yang berbeda dari tampilan daging bebeknya, namun setelah suapan memang terasa empuk daging bebeknya. Apalagi dicocol dengan sambal petisnya sehingga rasa gurih, asam, manis, dan pedasnya menyatu sempurna.

Seporsi menu nasi bebek petis dihargai dua puluh ribu, dan segelas air kelapa muda dihargai sepuluh ribu perak. Harga ini cukup terjangkau. Menu lain yang bisa dicoba adalah nasi ayam petis, nasi timbel lele, atau ayam dan bebek cabe hijaunya.


Beberapa waktu lalu restoran ini juga menyediakan berbagai pilihan dimsum. Tapi kali ini sama kami tidak melihat ada dimsum yang tersedia untuk. Sayang, padahal rasa dimsum juga boleh diadu.

Dari sisi tempat, restoran ini bisa dibilang cukup nyaman. Desain bangunannya banyak menggunakan bambu. Selain itu tempat parkirnya juga cukup luas dan tersedia musholla bagi yang takut alpa sholat lima waktunya. Jangan lupa, haturkan syukur setelah makan kepada Yang Maha Kuasa, yang masih memberikan kita kesempatan untuk mencicipi nikmatnya berupa kuliner yang ciamik. (mhm/01)