Mie Sop Bacok Yoyo, Pionir Mie Sop Bacok di Medan

“Mie Sop Bacok Yoyo” namanya. Gerai mie sop ini sudah berdiri sejak tahun 2006. Gerai sederhana yang setiap hari buka sekitar pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 21.00 WIB ini adalah pionirnya mie sop bacok di Medan.

Gerai ini sendiri berlokasi di Jalan M. Yakub Lubis, Percut Sei Tuan, Tembung. Hidangan ini sendiri lahir karena si penjual ingin lebih praktis dalam menyajikan ayam goreng ke dalam seporsi mie sop. Biasanya ayam goreng disuwir, nah ini langsung dibacok sehingga tulang-tulang ayamnya ikut remuk dan ikut dimasukkan ke dalam seporsi mie sop. Ternyata, ada kenikmatan sendiri menyantap mie sop dengan tulang ayam yang sudah dibacok-bacok.

“Namanya mie sop bacok karena dibacok-bacok, kalo ayamnya disuwir-suwir ya mie sop suwir,” kata Lisa, pemilik gerai ini sekenanya.

Seporsi hidangan ini sudah bisa dinikmati dengan mengeluarkan uang (hanya) sebanyak Rp 7.000 per porsi.

“Kami cuma pakai kaldu ayam, tidak ada lagi pakai penyedap rasa seperti s*sa, aji*omoto, dan lainnya,” kata Lisa.

Lisa menjelaskan, nama “Yoyo” yang jadi nama gerainya diambil dari nama adiknya.

Lisa melanjutkan, selain mie sop bacok, ia juga menjual jenis makanan lain seperti nasi goreng, mie goreng, ayam penyet, dan sebagainya.

“Nasi goreng di sini juga favorit,” katanya.

Sementara itu, Aditya Gumay, pendiri @taukotembung menyampaikan kalau gerai sederhana milik Lisa adalah salah satu spot wajib jika ingin berkuliner di Tembung.

“Uniknya yang dibacok-bacok gitu ayamnya. Selain itu rasanya memang mantap,” tuturnya (20/01/2017).

Untuk lebih lengkapnya silahkan tonton video liputan kami di tautan di atas. Selamat menonton yaaa…