Wisata Danau Toba: Pulau Samosir Wajib Dikunjungi! (1)

MEDAN. Wisata Danau Toba memang seakan tak ada habisnya. Keindahan danau yang panjangnya sekitar 100 kilometer ini sering disebut diibaratkan kepingan surga. Untuk bisa menikmati wisata Danau Toba sendiri ada banyak pilihannya. Karena luasnya, danau selebar 30 kilometer ini bisa dinikmati dari banyak daerah, seperti Parapat, Balige, Haranggaol, Tongging, Samosir, dan lainnya. Kali ini kami akan membahas wisata Danau Toba dari Samosir, pulau yang terletak di tengah-tengah Danau Toba.

Penyeberangan ke Samosir, wisata danau toba

Sebuah kapal menyeberang, melintasi Danau Toba dari Kota Parapat menuju Pulau Samosir

Dari Medan, kami berangkat dengan mobil pribadi. Untuk bisa sampai di Pulau Samosir, ada dua cara, pertama menyeberang dengan kapal. Kedua, jalan darat melewati daerah Tele. Ya, ternyata Pulau Samosir dan daratan Pulau Sumatera tidak terputus total, ada akses jalan darat yang menghubungkannya via jalan yang berliku namun ditemani dengan pemandangan Danau Toba yang ciamik!

Yang kami pilih adalah cara pertama, menyeberang dengan kapal ferry. Karena dari Medan sudah naik mobil, tentunya penyeberangan yang dipilih adalah penyeberangan dengan kapal ferry, yang mobil bisa diangkut di dalamnya. Untuk itu ada dua pilihan pelabuhan, pertama pelabuhan Tigaras di utara Danau Toba, dan kedua pelabuhan Ajibata di Kota Parapat. Pilihan kami jatuh di Pelabuhan Ajibata.

Perjalanan dari Medan – Parapat bisa ditempuh sekitar 4 – 6 jam perjalanan darat, waktu tempuh bisa lebih lama jika akhir minggu atau hari libur nasional. Biang kemacetan biasanya di sekitar daerah Sei Rampah menuju Tebing Tinggi. Jalur alternatif adalah masuk dari daerah Galang dan keluar di Tebing Tinggi. Melewati Tebing Tinggi, Siantar hingga Parapat, biasanya jalanan sudah lancar jaya. Kondisi jalanannya pun cukup mulus.

Karena di jalan kami memacu mobil dengan santai, alhasil sampai di Parapat hari sudah menjelang malam. Kami pun langsung memacu mobil ke Pelabuhan Ajibata. 20 meter sebelum gerbang masuk pelabuhan, mobil-mobil sudah antri mengular. Kami pun ikut antrian dan menunggu.

Dari Pelabuhan Ajibata ada ada lima trip penyeberangan yang dimulai pukul 08.00 WIB pagi, dan terakhir pukul 21.00 WIB malam. Meski demikian, ketika akhir minggu atau hari libur nasional, biasanya pengelola kapal ferry menambah trip-nya lebih banyak, bahkan terkadang sejam sekali.

Biaya penyeberangan mobil dengan ferry KMP Tao Toba II (per 19 Agustus 2017) adalah Rp 106.000 per mobil, yang terdiri atas Rp 102.500 tarif dasar, dan Rp 3.500 asuransi Jasa Raharja. Selanjutnya penumpang di dalam mobil masih dikenai tarif Rp 3.500 per orang dewasa dan asuransi Rp 400, dan Rp 1.500 untuk anak-anak dan asuransi Rp 400.

tarif penyeberangan ke samosir

Slip tarif penyeberangan ferry ke Samosir

Karena ramainya kendaraan yang ingin menyeberang ke Samosir, kami pun akhirnya kebagian trip terakhir ke Samosir, yakni trip sekitar pukul 21.00 WIB. Meski demikian, sekitar jam delapan malam lewat seperempat, kapal ferry-nya sudah merapat, dan mulai mengangkut kendaraan yang ingin menyeberang. Ada sekitar setengah jam waktu yang dibutuhkan untuk proses loading kendaraan ke dalam ferry.

jadwal penyeberangan ferry ajibata tomok

Jadwal reguler penyeberangan ferry di Pelabuhan Ajibata – Tomok

Penyeberangan menuju Pulau Samosir memakan waktu sekitar 30 – 45 menit. Kapal ferry yang digunakan cukup kokoh dan meyakinkan. Karena malam, pemandangan Danau Toba pun tidak maksimal.

Sesampainya di Samosir, kapal ferry menyandar di Pelabuhan Tomok.

Untuk catatan perjalanan kami di Samosir, silahkan lihat dia bagian kedua dari tulisan ini ya. Terimakasih.. 🙂