“Won’t Go Home, Without” Martabak Mesir Salim


MEDAN. Jangan mengaku pernah datang ke Medan kalau belum mencoba panganan yang satu ini, Martabak Mesir Salim. Kenapa? Karena Martabak ini sudah berdiri selama puluhan tahun dan rasanya enak, pelayanannya ramah, dan atraksi yang keren. Atraksi? Ya, disana kita bisa melihat bagaimana mereka membuat martabak mesir dengan begitu profesionalnya. Pertama kalinya saya kesana adalah ketika saya masih kecil bersama almarhum ayah.  Saat itu saya tercengang melihat si abang koki memutar-mutar adonan martabak mesir yang kami pesan di udara dan membantingnya ke meja, bahkan sampai sekarang juga saya masih tercengang.

Selain Martabak Mesir, mereka juga menjual martabak india, aneka jus, aneka mie, dan banyak lagi. Martabak Mesir ini bisa kita dapatkan di Buffet Ahmad Salim, Jalan A.R. Hakim (Jalan Bakti), simpang Jalan. Bromo, bersebelahan dengan toko yang menjual helm.

Kalau kata Maroon 5, Martabak Mesir ini rasanya Makes Me Wonder, kemudian Won’t Go Home Without Martabak Mesir. Penampilan sih sederhana, seperti martabak biasa, tapi rasanya selangit. Aromanya saja sudah membuat kita lapar, pokoknya don’t judge a food by its look lah.

Martabak Mesir ini sudah masuk dalam sepuluh daftar makanan yang tidak akan mati dimakan zaman versi kami. Potongan-potongan daging kari, bawang, daun bawang, tomat, dicampur dengan telur dan dimasak di atas kulit martabak. Setelah masak, martabak yang sudah jadi tadi disuguhkan dengan saus cuka berwarna coklat yang dicampur dengan cabai hijau dan bawang bombay. Nah, yang membuat saya tergila-gila dengan panganan ini adalah saus cukanya. Wuih, sedap benar. Coba dulu deh baru bisa percaya sama review ini. Beberapa kali saya membawa teman saya untuk makan di Buffet Ahmad Salim, semuanya puas.

Aroma martabak dan sausnya saja sudah membuat saya menelan ludah, benar-benar Makes Me Wonder. Saat martabaknya dimakan dengan saus cuka tadi, saya jamin anda sekalian tidak akan menyesal. Nah, saya yang menulis review saja sudah ikut menelan ludah. Akhirnya, tetap berdoa dan  habiskan makanan sampai suapan terakhir ya, karena berkah Allah SWT mungkin saja ada di suapan yang terakhir. (mhm/02)