Explore Malaysia: Yuk Liburan dan Kulineran Halal di Negeri Jiran

MEDAN. Hishamuddin Mustafa, Direktur Tourism Malaysia Medan menyampaikan, dengan mewabahnya COVID19 mempengaruhi tren orang berpergian ke luar negeri. Penurunan jumlah wisatawan mancanegara terjadi di hampir semua negara-negara di dunia. Namun, ia meyakinkan bahwa Malaysia adalah negara yang berpengalaman dan memiliki sistem yang sangat baik dalam mengatasi ancaman wabah atau virus.

explore malaysia

“Pemerintah Malaysia telah membentuk satu badan yang dinamankan Tourism Recovery Committee untuk memantau perkembangan serta penanganan terhadap jangkitan COVID19 di Malaysia,” katanya dalam Seminar & Travel Mart Let’s Go Explore Malaysia 2020, di Medan, semalam (12/03).

“Malaysia memiliki sistem yang baik dalam menangani COVID19. Para Dokter dan juru rawat di Malaysia sangat serius dalam menangani pasien COVID19”, tambahnya.

Bulan Januari 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menurun 1.4% berbanding Januari 2019. Namun, pelancong dari Indonesia masih menunjukkan peningkatan sebesar 5.7%. Penurunan jumlah pelancong terjadi pada pelancong dari Singapura (-12.0%) dan Thailand (-11.6%). Tahun 2019 Tourism Malaysia menerima ketibaan pelancong dari Indonesia sebanyak 3.6 juta pelancong meningkat 10.5% dari tahun 2018.

Ia menambahkan saat ini penerbangan ke Malaysia dari Medan dilayani oleh AirAsia sebanyak 91 kali seminggu ke Kuala Lumpur dan Penang termasuk juga dari Bandara Silangit ke Kuala Lumpur, dan Malaysia Airlines sebanyak 14 kali seminggu ke Kuala Lumpur, Batik Air sebanyak 7 kali ke Kuala Lumpur, Lion air dan Sriwijaya Air ke Penang masing-masing sebanyak 7 kali seminggu. Total seat yang tersedia dari maskapai tersebut adalah sebanyak 22,281 seats capacity per minggu.

Tahun 2019, Tourism Malaysia menerima ketibaan pelancong dari Indonesia sebanyak 3.6 juta pelancong meningkat 10.5% dari tahun 2018. Total 26 juta pelancong mancanegara tahun 2019 meningkat 1%, dengan pendapatan sebesar 66.14 billion ringgit dari bulan Januari-September 2019, 6.9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, sampai saat ini tidak ada perubahan target atau sasaran jumlah kunjungan wisatawan ke Malaysia, Tourism Malaysia masih menargetkan 30 juta wisatawan mancanegara, termasuk 4 juta pelancong dari Indonesia, dengan pendapatan pelancongan sebesar RM 100 billion tahun 2020.

“Kami berharap COVID-19 dapat diselesaikan tidak lama lagi, dengan penemuan vaksin COVID-19. Sehingga dunia pariwisata dapat dipulihkan. Ramai-ramai kita berkunjung ke Malaysia dan Indonesia”, tutupnya.